Di era digital yang serba visual ini, kemampuan desain grafis bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan keterampilan esensial yang membuka banyak pintu peluang. Bayangkan, dengan menguasai desain, kamu bisa membuat CV yang menonjol, materi presentasi yang memukau, hingga konten media sosial yang menarik perhatian. Les Desain Grafis Surplus hadir untuk membekali pengetahuan dan praktik desain, memastikan peserta siap menghadapi tantangan di dunia kampus, profesional, maupun bisnis.
Bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin terus berkembang, Les Desain Grafis Surplus adalah jawaban. Apakah kamu sering ikut lomba desain dan ingin meningkatkan peluang kemenangan? Atau mungkin butuh cara untuk membuat tugas kuliah lebih menarik dan mudah dipahami? Di Surplus, kamu akan diajari teknik-teknik dasar hingga lanjutan untuk membuat karya-karya yang siap jadi portofolio andalan.
Para kreator konten dan influencer tentu paham betul pentingnya visual yang menarik. Di tengah banjir informasi, konten harus bisa mencuri perhatian dalam hitungan detik. Dengan bergabung di Surplus, kamu akan belajar bagaimana menciptakan visual konten sosial media yang estetis, engaging, dan relevan dengan brand. Mulai dari desain feed Instagram yang kohesif, story yang interaktif, hingga thumbnail YouTube yang memikat, semua akan kamu kuasai untuk mendongkrak performa kontenmu..
Kami memahami bahwa setiap peserta memiliki kebutuhan yang beragam. Oleh karena itu, kurikulum di Les Desain Grafis Surplus dirancang fleksibel dan komprehensif. Kamu tidak hanya akan mempelajari software desain populer seperti Adobe Photoshop, Illustrator, atau Canva, tetapi juga memahami prinsip-prinsip desain universal yang akan membantu menciptakan karya orisinal dan efektif.
Selain materi yang relevan, kamu juga akan mendapatkan bimbingan intensif dari pengajar berpengalaman yang merupakan praktisi di bidang desain grafis. Mereka akan berbagi tips dan trik, memberikan feedback konstruktif, serta memastikan peserta memahami setiap konsep dengan baik. Jadi, jangan tunda lagi kesempatan untuk menguasai skill yang sangat relevan ini.ย
Di Surplus, setiap peserta les desain grafis akan mendapatkan bimbingan secara langsung dan personal dari pengajar kami yang berpengalaman.
Les Desain Grafis di Surplus menyediakan pilihan waktu belajar yang dapat disesuaikan dengan jadwal peserta baik sebagai pelajar, mahasiswa, kreator konten, maupun pebisnis.
Perkembangan peserta dalam menguasai materi dan tools desain grafis akan dicatat dan diinformasikan secara berkala.
Metode dan materi les desain grafisdirancang agar relevan dengan tren desain terkini, mudah dipahami, dan menyenangkan.
Surplus memberikan kemudahan bagi peserta untuk berinteraksi dan bertanya langsung kepada pengajar terkait materi desain atau proyek pribadi yang sedang dikerjakan.
Pengajar kami tidak hanya menguasai berbagai software dan teknik desain, tetapi juga memiliki rekam jejak sukses sebagai praktisi desain grafis.
“Belajar desain di Surplus benar-benar mengubah cara saya mengerjakan tugas kuliah. Presentasi jadi lebih profesional dan nilai saya meningkat! Pengajarnya sabar banget dan jelasinnya mudah dimengerti, bikin saya semangat terus.”
Mahasiswa DKV
“Dulu sering bingung bikin konten Instagram yang estetik. Setelah ikut Surplus, saya jadi pede banget ngedesain sendiri. Followers saya juga jadi lebih engage karena visualnya makin menarik! Worth it banget buat kreator konten kayak saya.”
KOnten Kreator Kuliner
“Sebagai pemilik UMKM, saya butuh desain untuk produk dan promosi. Surplus ngasih saya skill untuk desain branding dan materi promosi sendiri tanpa harus keluar biaya lagi. Modulnya relevan dan langsung bisa dipraktikkan!”
Pemilik Toko Kue
“Awalnya saya kira desain itu susah, tapi di Surplus dijelasin dari dasar banget. Jadwalnya fleksibel jadi bisa disesuaiin sama jam kampus. Sekarang saya udah bisa bikin infografis sendiri buat tugas akhir!”
Pelajar SMA
Dunia desain grafis mungkin terlihat rumit pada awalnya, penuh dengan software canggih dan istilah asing. Tapi jangan khawatir! Setiap desainer profesional pun pernah menjadi pemula. Yang kamu butuhkan hanyalah panduan yang tepat dan kemauan untuk terus belajar. Inilah tips ampuh yang akan membantu para pemula cepat menguasai desain grafis dan mulai berkarya.
1. Pahami Prinsip Dasar Desain
Sebelum menyelam ke software yang rumit, luangkan waktu untuk memahami prinsip dasar desain. Ini termasuk keseimbangan, kontras, keselarasan, repetisi, proximity, dan hirarki. Memahami prinsip-prinsip ini adalah fondasi kuat yang akan membuat desain terlihat profesional dan efektif, bukan hanya sekadar kumpulan elemen acak. Cari banyak referensi visual dan bedah mengapa sebuah desain terlihat bagus.
2. Mulai dengan Software yang Ramah Pemula
Kamu tidak perlu langsung menguasai Adobe Photoshop atau Illustrator yang kompleks. Mulailah dengan alat yang lebih user-friendly seperti Canva atau Figma. Platform ini sangat intuitif dan memungkinkan kamu membuat desain yang menarik dengan cepat. Setelah kamu terbiasa dengan konsep dasar dan alur kerja desain, barulah bisa melangkah ke software yang lebih profesional untuk eksplorasi lebih lanjut.
3. Konsisten Belajar dan Berlatih Tiap Hari
Desain grafis adalah skill yang butuh latihan. Konsistensi adalah kunci. Luangkan waktu setidaknya 15-30 menit setiap hari untuk belajar atau berlatih. Kamu bisa menonton tutorial di YouTube, membaca artikel desain, atau mencoba membuat ulang desain yang kamu suka. Semakin sering berlatih, semakin cepat tangan terbiasa dan mata peka terhadap estetika desain.
4. Cari Referensi dan Inspirasi Sebanyak Mungkin
Jangan takut untuk mencari inspirasi. Jelajahi platform seperti Pinterest, Behance, Dribbble, atau bahkan Instagram. Simpan desain yang kamu anggap menarik dan coba analisis mengapa desain tersebut berhasil. Ini akan memperkaya bank ide visual kamu dan membantu kamu mengembangkan gaya desain pribadi. Ingat, mengambil inspirasi berbeda dengan menjiplak, jadi selalu kreasikan ulang dengan sentuhan unik kamu.ย
5. Jangan Takut Bereksperimen dan Buat Portofolio
Kesalahan adalah bagian dari proses belajar. Jangan takut untuk bereksperimen dengan warna, font, atau tata letak yang berbeda. Setiap percobaan, berhasil atau tidak, akan memberi pelajaran berharga. Saat kamu mulai membuat beberapa desain, kumpulkan dalam satu tempat sebagai portofolio sederhana. Ini akan menunjukkan perkembangan skill kamu.
ย 6. Cari Feedback dan Terus Tingkatkan Diri
Setelah membuat beberapa karya, jangan ragu untuk meminta feedback dari teman, mentor, atau komunitas desain online. Kritik yang membangun adalah jalan pintas menuju peningkatan. Dengarkan dengan pikiran terbuka, identifikasi area yang bisa diperbaiki, dan aplikasikan pada desain berikutnya. Ingat, perjalanan belajar desain adalah proses yang tidak pernah berhenti.
Di Les Desain Grafis Surplus, peserta akan mempelajari berbagai hal mulai dari prinsip dasar desain, pengenalan dan penguasaan software desain populer seperti Adobe Photoshop, Illustrator, atau Canva, hingga aplikasi praktis untuk kebutuhan personal branding, konten media sosial, dan materi promosi bisnis.
Les ini sangat cocok untuk pelajar dan mahasiswa yang ingin meningkatkan skill untuk tugas, lomba, atau personal branding. Juga ideal bagi kreator konten dan influencer yang ingin membuat visual menarik, serta UMKM atau pebisnis yang membutuhkan kemampuan desain untuk branding produk dan promosi mandiri.
Mudah kok! Langsung saja menuju website kami lalu klik “Daftar” atau hubungi tim support pada laman yang tertera
Kami fokus pada software yang paling relevan dan banyak digunakan di industri, seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, dan Canva. Pemilihan software bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan minat peserta.
Kami mengutamakan personalized learning, di mana setiap peserta akan mendapatkan bimbingan secara langsung dan personal dari pengajar kami yang berpengalaman. Ini memungkinkan feedback yang lebih fokus dan pembelajaran yang efektif.