Pernah nggak kamu ngelihat orang main gitar, lalu tiba-tiba ngerasa pengin banget bisa kayak mereka? Entah pas nonton live music, liat video di media sosial, atau sekadar dengar teman nyanyi sambil petik gitar. Habis itu, langsung kepikiran, “Tapi aku nggak punya dasar, jariku kaku, nggak paham chord, susah kayaknya.”
Banyak orang ngerasa gitu, dan itu wajar banget. Gitar bukan cuma alat musik—buat banyak orang, gitar itu semacam ‘bahasa kedua’ buat ekspresi diri, pelarian dari stres, atau penghubung ke momen tenang di tengah kesibukan.
Tenang, belajar gitar itu bisa banget dimulai dari nol. Bahkan dari jari yang belum pernah megang senar sama sekali. Kadang kita terlalu keras sama diri sendiri, padahal tiap petikan pertama selalu berawal dari kesalahan kecil dan rasa penasaran. Hal yang paling menyenangkan adalah saat akhirnya kamu bisa main satu lagu sederhana dan merasa, “Wah, aku bisa juga!”
Kamu akan diajak belajar dengan pendekatan yang santai, humanis, dan penuh semangat saat belajar Les Gitar Indonesia di Surplus Privat. Mulai dari teknik dasar pegang gitar, latihan chord yang gampang, sampai akhirnya kamu bisa main lagu favorit dengan gaya sendiri. Kamu tinggal datang, duduk, dan mulai cerita baru lewat senar-senar gitar.
Surplus percaya belajar itu bukan perlombaan. Itu sebabnya tiap kelas dibuat jadi pengalaman yang hangat dan interaktif. Kamu bakal diajak ngobrol dulu tentang musik yang kamu suka, supaya proses belajarnya relevan dan menyenangkan. Banyak peserta yang awalnya ngerasa “nggak musikal,” tapi ternyata bisa berkembang jauh dan bahkan jadi makin terbuka secara emosional setelah beberapa sesi. Karena ya… saat kamu bisa main gitar, kamu nggak cuma belajar teknik—kamu juga sedang belajar mendengar, merespons, dan merasa.
Daftar sekarang di Les Gitar bareng Surplus, dan rasakan sendiri gimana suara gitar bisa jadi teman yang nemenin kamu pulang, bangkit, atau sekadar duduk sambil merenung.
Di Les Gitar Indonesia by Surplus, kamu belajar bareng mentor secara personal, jadi setiap latihan disesuaikan dengan kemampuan dan gaya belajarmu sendiri.
Mau latihan pagi, sore, atau akhir pekan? Di Surplus, kamu bebas pilih jadwal yang paling cocok tanpa ganggu kegiatan harianmu.
Setiap perkembangan kamu dicatat dan dievaluasi rutin. Surplus bantu kamu tetap on track dan tahu bagian mana yang perlu dilatih lebih dalam.
Belajar gitar bareng instruktur berpengalaman dari Surplus yang nggak cuma jago main, tapi juga asik dan sabar saat ngajarin.
Surplus udah dipercaya banyak peserta di Indonesia buat belajar gitar dari dasar sampai mahir, dengan pendekatan yang fun dan efektif.
Nggak kaku dan formal. Di Surplus, kamu bisa bebas tanya, diskusi, dan konsultasi langsung bareng mentor kapan aja kamu butuh.
“Aku awalnya ikut buat hiburan weekend, tapi sekarang malah ngerasa latihan gitar bantu banget buat ngatur mood. Cara ngajarnya santai tapi tetap terarah. Tiap petikan bawa rasa baru, dan itu bikin ketagihan.”
33 tahun
“Instruktur di Les Gitar Indonesia sabar dan bisa nyambung sama gaya belajar aku. Kadang sesi latihannya jadi kayak ngobrol soal musik favorit, jadi makin semangat buat latihan. Gitar sekarang jadi pelarian paling positif buat aku.”
21 tahun
“Les ini beda! Mereka nggak maksa harus cepat bisa, tapi ngajak nikmati prosesnya. Sekarang aku bisa main lagu kesukaan sendiri, dan rasanya puas banget tiap senar bisa nyambung sama suasana hati.”
25 tahun
“Aku baru mulai belajar gitar di umur 38, dan awalnya ragu banget. Tapi program Les Gitar Indonesia bikin aku nyaman dari sesi pertama. Materinya disusun pelan-pelan, dan instrukturnya nggak pernah bikin aku merasa ‘ketinggalan’.”
38 tahun
Kalau kamu baru mau mulai belajar gitar, langkah pertama yang penting banget adalah mengenal alat musiknya dulu. Pilih gitar yang sesuai kebutuhan—akustik atau elektrik, tergantung gaya musik yang kamu suka. Pastikan juga ukurannya pas dengan tubuh kamu, supaya lebih nyaman saat dimainkan. Jangan lupa belajar nama-nama bagian gitar seperti senar, fret, head, dan body, biar kamu lebih paham saat mulai latihan.
Setelah itu, pelajari cara memegang gitar dengan benar. Duduk dengan posisi santai tapi tegak, dan pastikan leher gitar mengarah ke atas dengan sudut ringan. Jari kiri digunakan untuk menekan senar di fretboard, sedangkan jari kanan untuk memetik atau menggenjreng senar. Kamu bisa mulai dari latihan sederhana, seperti melatih chord dasar: C, G, D, Em, dan Am. Latihan ini bantu banget buat membangun kekuatan dan fleksibilitas jari.
Konsistensi itu kunci. Luangkan waktu minimal 15–30 menit sehari untuk latihan, jangan langsung pengen bisa banyak lagu. Fokus dulu di perpindahan antar chord, melatih tempo, dan menjaga ketepatan nada. Gunakan metronom jika perlu, supaya ritme kamu stabil. Jangan lupa istirahatkan jari kalau terasa pegal, itu hal biasa di awal-awal.
Yang paling penting, jangan terlalu keras menilai diri sendiri. Semua orang pernah mulai dari nol. Nikmati prosesnya, dengarkan musik yang kamu suka, dan coba pelajari lagu-lagu sederhana dulu. Seiring waktu, kamu bakal ngerasa tanganmu lebih luwes dan telingamu makin peka terhadap harmoni.
Iya, Les Gitar Surplus Education terbuka untuk pemula total. Materinya dirancang bertahap mulai dari teknik dasar sampai kamu siap main lagu sendiri.
Sebaiknya punya, tapi kalau belum, Les Gitar Surplus Education bisa bantu sediakan gitar saat latihan, terutama di sesi awal.
Bisa banget. Les Gitar Surplus Education menyediakan program khusus anak-anak dengan pendekatan fun dan disesuaikan dengan usia serta kemampuan mereka.
Tergantung frekuensi latihan dan kedisiplinan. Di Les Gitar Surplus Education, banyak peserta bisa main lagu-lagu dasar setelah 4–6 sesi rutin.
Enggak. Les Gitar Surplus Education fleksibel dalam genre—kamu bisa pilih belajar pop, rock, akustik, hingga lagu-lagu favorit kamu sendiri.